Jalan Raya Legok Rusak Berat

Standard

Legok-Jalan Raya Legok sepanjang 14 kilometer rusak berat. Kerusakkan ini diakibatkan tonase dan volume kendaraan berat seperti truk tanah, pasir, dan kontainer yang melintasi jalan.

Frekuensi truk tronton milik pabrik yang berdiri di sepanjang jalan itu terbilang tinggi, apalagi jika malam hari. Akibatnya jalan cepat rusak.
Buruknya kondisi jalan di daerah itu juga dikeluhkan pengguna jalan lainnya, baik yang memakai roda dua maupun roda empat. “Kondisi jalan yang berlubang membuat jalan ini tidak pernah lepas dari kemacetan, apalagi pada jam sibuk dan hujan turun,” kata Tamrin, warga Desa Malang Nengah, Legok, Kabupaten Tangerang, yang setiap hari melintasi Jalan Raya Legok tersebut.
Selain menghambat waktu, lanjut Tamrin, kondisi jalan rusak juga membuatnya harus menyisihkan dana ekstra tak terduga. “Dana tak terduga itu misalnya untuk penambahan beli bensin dan pembelian suku cadang mobil lebih awal karena kondisi jalan ini memperpendek umur suku cadang,” katanya.
Ditambahkan Rahmat, warga Desa Jaha, Legok, bahwa Jalan Raya Legok itu sejak lama banyak dilewati truk pasir besar setiap harinya. Rahmat mempertanyakan perencanaan dan pembuatan jalan beton jalan tersebut.“Sebelum membangun jalan tersebut, seharusnya pemerintah sudah tahu kalau Jalan Raya Legok ini setiap harinya dilalui truk-truk besar. Pastinya mereka sudah mempersiapkan beton yang kokoh untuk jalan ini. Tapi kenyataannya kenapa umurnya selalu pendek,” katanya seraya mempertanyakan kualitas beton yang digunakan.
Masih menurut Rahmat, kerusakan jalan beton di Jalan Raya Legok ini sudah yang kedua kalinya. “Sebelum jalan beton yang sekarang, beberapa tahun lalu jalan ini juga pernah di beton, dan umurnya juga tidak bertahan lama sampai jalan beton itu benar-benar hancur dan berlubang. Setelah beberapa tahun, jalan ini dibeton lagi, dan umurnya juga tidak lama,” ucapnya.
Terpisah Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Tangerang Mas Iman Kusnandar mengatakan Jalan Raya Legok merupakan kewenangan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten. Pihaknya hanya mengatur kendaraan yang melintasi. “Lebih baik, kamu tanya sama provinsi,” ucapnya. (mg-07)Radar Banten

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s