Calon Walikota Jangan Kekanak-kanakan

Standard

CILEGON – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta para calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon untuk lebih dewasa dalam menjalani persaingan politik menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 9 Mei 2010.

Hal ini diungkap menyusul mulai kencangnya gesekan-gesekan persaingan yang dilakukan dengan cara-cara tidak sehat.
Pernyataan itu dilontarkan Ketua KAMMI Cilegon M Arfian Rivai usai Sosialisasi Pemungutan Suara Kepada LSM, OKP, dan Foker-C Se-Kota Cilegon di Gedung KPU Center, Kamis (8/4). Dikatakan, dalam beberapa hari terakhir, publik Cilegon dikagetkan dengan adanya kegiatan yang mengganggu kondusifitas pelaksanaan tahapan Pilkada Kota Cilegon.
“Kami mengamati bahwa di balik kejadian penyebaran kupon berhadiah dari Heldi – Djuher (HaDe), dan maraknya SMS berhadiah dukung pasangan Iman-Edi, adalah perbuatan oknum yang ingin menyebarkan fitnah untuk kedua pasangan itu. Hal ini tentu saja dapat mengganggu kelancaran jalannya Pemilukada,” ujar Arfian.
Dia menambahkan, KAMMI beharap bukan tim sukses pasangan lain yang melakukan hal tersebut. “Warga Cilegon ingin seorang pemimpin yang arif, bijaksana, dan bisa mengayomi warganya. Bukan dipimpin walikota yang kekanak-kanakan. Karena itu, kami meminta agar masyarakat jeli memilih pemimpin mana yang cocok dipilih,” Tukas Arfian.
Sekretaris Umum KAMMI Cilegon Sudrajat meminta para tim sukses menjaga kondusifitas pelaksanaan pilkada. Hal tersebut menyikapi adanya tindakan pemukulan terhadap tokoh pemuda di daerah Pulo Merak. “Karena tidak tahu letak permasalahan, seorang tim sukses tega menampar tokoh pemuda yang kedapatan menurunkan baliho pasangan walikota yang dia dukung. Saya pikir tindakan itu pun seperti kekanak-kanakan dan bisa mempertajam gesekan persaingan menuju hal yang tidak sehat. Dan hal itu harus segera dihentikan,” kata Sudrajat. (cmg-1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Calon Walikota Jangan Kekanak-kanakan

Standard

CILEGON – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta para calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon untuk lebih dewasa dalam menjalani persaingan politik menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 9 Mei 2010.

Hal ini diungkap menyusul mulai kencangnya gesekan-gesekan persaingan yang dilakukan dengan cara-cara tidak sehat.
Pernyataan itu dilontarkan Ketua KAMMI Cilegon M Arfian Rivai usai Sosialisasi Pemungutan Suara Kepada LSM, OKP, dan Foker-C Se-Kota Cilegon di Gedung KPU Center, Kamis (8/4). Dikatakan, dalam beberapa hari terakhir, publik Cilegon dikagetkan dengan adanya kegiatan yang mengganggu kondusifitas pelaksanaan tahapan Pilkada Kota Cilegon.
“Kami mengamati bahwa di balik kejadian penyebaran kupon berhadiah dari Heldi – Djuher (HaDe), dan maraknya SMS berhadiah dukung pasangan Iman-Edi, adalah perbuatan oknum yang ingin menyebarkan fitnah untuk kedua pasangan itu. Hal ini tentu saja dapat mengganggu kelancaran jalannya Pemilukada,” ujar Arfian.
Dia menambahkan, KAMMI beharap bukan tim sukses pasangan lain yang melakukan hal tersebut. “Warga Cilegon ingin seorang pemimpin yang arif, bijaksana, dan bisa mengayomi warganya. Bukan dipimpin walikota yang kekanak-kanakan. Karena itu, kami meminta agar masyarakat jeli memilih pemimpin mana yang cocok dipilih,” Tukas Arfian.
Sekretaris Umum KAMMI Cilegon Sudrajat meminta para tim sukses menjaga kondusifitas pelaksanaan pilkada. Hal tersebut menyikapi adanya tindakan pemukulan terhadap tokoh pemuda di daerah Pulo Merak. “Karena tidak tahu letak permasalahan, seorang tim sukses tega menampar tokoh pemuda yang kedapatan menurunkan baliho pasangan walikota yang dia dukung. Saya pikir tindakan itu pun seperti kekanak-kanakan dan bisa mempertajam gesekan persaingan menuju hal yang tidak sehat. Dan hal itu harus segera dihentikan,” kata Sudrajat. (cmg-1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s