Rapat Komisi Harus Terbuka

Standard

SERANG – Ketua Fraksi PKS Miftahuddin menyarankan setiap rapat komisi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dilakukan secara terbuka. Ini untuk menepis pandangan publik bahwa DPRD Banten mandul dan daya kritisnya lemah.

“Kinerja DPRD akan betul-betul terlihat kalau ditongkrongin masyarakat, terutama media (wartawan-red). Saya kira sangat baik untuk peningkatan kinerja dan daya kritis anggota,” kata Ketua Fraksi PKS Miftahuddin saat dihubungi Radar Banten, Minggu (18/4)
Menurut Miftah, pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010, dibolehkan rapat komisi dan pansus dilakukan terbuka. “Mungkin ada satu dua rapatnya tertutup, tapi umumnya terbuka. Misalnya yang tertutup, rapat Bamus, Badan Anggaran, rapat pimpinan, dan rapat konsultasi dengan eksekutif,” ujarnya.
Untuk menguatkan kinerja DPRD agar dilihat masyarakat, kata Miftah, harus dilakukan rapat terbuka ketika melakukan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan instansi di Pemprov Banten. “Sehingga mereka (anggota DPRD-red) serius. Paling penting meminimalisir perselingkungan dan bahasa negatif masyarakat terhadap DPRD,” tegasnya.
Saat ini, lanjutnya, yang sering diketahui publik dan media adalah rapat paripurna. “Saya siap mendorong untuk rapat dengan SKPD dilakukan terbuka, untuk keterbukaan publik dan kinerja anggota DPRD terlihat,” ujarnya.
Menurut Miftah, jika rapat komisi dilakukan tertutup maka publik tidak akan tahu mana anggota DPRD yang kritis dan tidak. “Kalau kunker publik dan media juga dilibatkan agar kunkernya tak main-main,” tegasnya.
Ketua Komisi I DPRD Banten Upiyadi Mouslekh mengatakan, rapat komisi dengan SKPD bisa terbuka sesuai substansinya. “Pada prinsipnya memang terbuka,” ujarnya.
Upiyadi menyetujui jika rapat, khususnya dengan SKPD, dilakukan terbuka untuk umum agar kinerja anggota DPRD terlihat. “Kan selama ini Komisi I memang terlihat tune in, dan kita sepakat jika rapat-rapat dengan SKPD dilakukan terbuka,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPRD Banten Tri Satria menegaskan, Komisi III saat ini sudah kritis terhadap kebijakan Pemprov Banten. “Kita pernah mengadakan rapat dengan BKPMD (Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah-red), dan kepala BKPMD-nya tidak datang. Mereka (perwakilan kepala BKPMD-red) tidak bisa menjelaskan, kita suruh pulang,” ujarnya.
Menurut Tri, DPRD merupakan mitra kerja Pemprov Banten untuk meningkatkan kinerja dan keberhasilan pembangunan. “Komisi III menyangkut kebijakan dan target pendapatan. Selama pendapatan melampaui target, berarti Komisi III berhasil,” ujarnya.
Kata Tri, apa yang dilakukan anggota DPRD memang harus diketahui publik. Ia sepakat rapat dengan SKPD dilakukan terbuka. “Apa sih yang kita rahasiakan, dan memang tidak perlu menyembunyikan kinerja kepada publik,” ujarnya.
Meski demikian, lanjutnya, paling penting Tata Tertib DPRD Banten harus menjamin sifat rapat terbuka. “Harus dicantumkan kriteria rapat terbuka agar tidak melanggar tata tertib. Pada prinsipnya, Komisi III sepakat rapat yang dilakukan dengan SKPD dilakukan terbuka,” tegasnya.
Menurut Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin, DPRD Banten bekerja sepenuhnya untuk rakyat dalam rangka mengemban amanah. DPRD tidak pernah membuat aturan yang mempersempit ruang rakyat untuk mengetahui kinerja anggota DPRD. ”Silakan ikuti kinerja DPRD Banten secara maksimal dengan mengedepankan dan niat tulus membangun dalam rangka menyejahterakan rakyat,” ujarnya.
Aeng setuju jika rapat komisi dengan SKPD dilakukan terbuka untuk publik dan jadwal rapat diinformasikan melalui website DPRD Banten. “Kenapa tidak (rapat terbuka-red), selama itu tidak ada larangan. Saya rasa hal itu sangat baik buat semuanya,” ujarnya. (run)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s