Warga Miskin Tak Bisa Berobat

Standard

Warga Miskin Susah Berobat

RANGKASBITUNG – Anggaran kesehatan untuk warga tidak mampu yang dititipkan di Rumah Sakit Umum Adjidarmo sebesar Rp 750 juta telah habis. Akibatnya, banyak warga tidak mampu yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak dapat berobat gratis ke rumah sakit, sehingga mereka telantar.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Enden Mahyudin menyayangkan hal itu, padahal anggaran tersebut digunakan untuk pengobatan warga tidak mampu sejak Januari hingga Agustus 2010. Namun sayang, baru masuk Mei 2010, anggaran sudah habis dan warga tidak mampu yang memiliki SKTM telantar ketika ingin berobat ke RSUD Adjidarmo. “Pihak rumah sakit tidak mau menerima pasien miskin, dengan alasan anggarannya sudah habis,” kata Enden ketika ditemui di gedung wakil rakyat, Rabu (12/5)
Menurutnya, pemerintah harus memberikan solusi terkait persoalan ini. Pasalnya, masyarakat banyak yang mengeluhkan situasi tersebut. Jika dibiarkan terus, apa fungsinya SKTM yang mereka miliki. Padahal, SKTM diperuntukan bagi pasien yang tidak mampu. Dalam Undang Undang Dasar, ujarnya, ditegaskan secara jelas bahwa fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara Negara.
“Saya ingin menuntut tanggung jawab pemerintah daerah, karena amanat UUD 1945 sudah jelas dan mesti mereka lakukan,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi B DPRD Lebak Pipit Chandra, dia ingin pemkab segera memberikan solusi terhadap persoalan tersebut agar warga kurang mampu mendapatkan haknya. “Saya harap persoalan ini cepat ditangani, sehingga warga tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas,” tuturnya.
Terpisah, Asda IV Pemkab Lebak Tajudin menyatakan, sampai saat ini pihak rumah sakit tetap melayani pasien kurang mampu. Tapi, karena anggaran dari Pemkab telah habis, maka dia tengah mencari formulasi tentang mekanisme yang tepat dalam memberikan pelayanan terhadap pasien kurang mampu. Agar mereka yang datang ke RSUD Adjidarmo tetap terlayani dengan baik. “Kami sedang berpikir keras mencari solusinya dan berharap 2 hari ke depan polemik tentang persoalan ini dapat segera diatasi,” tukasnya. (mg-05)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s